
Bukit-bukit asmara yang luas
Rumput-rumput hijau menjadi cokelat kering
Lalu kembali menghijau segar
Lalu kembali menjadi cokelat kering
Mengikuti irama musim
Setelah riang bernyanyi menari-nari
Bunga-bunga harum semerbak bermekaran warna-warni
Kumbang-kumbang, burung-burung, hinggap mengisap-ngisap sari
Begitu ceria hari-hari
Kita basuh air mata di atas kelabu mega
Setelah luka menganga giris terasa di dada
Bunga-bunga tunduk layu terbata-bata
Kumbang-kumbang, burung-burung lemas tak berdaya
Hilang cericit ceria sirna
Berputar-putar semua digilir waktu
Tapi kita tetap pada penjelajahan ini
Di bukit asmara yang luas
Biarpun musim berganti
Sebab kita telah tanam kuntum bunga ini
Di dalam masing-masing hati
Bunga Edelweis
Sungguminasa, Juni 08.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar