07 Juni 2008

Edelweis


Kita telah tapaki penjelajahan
Bukit-bukit asmara yang luas
Rumput-rumput hijau menjadi cokelat kering
Lalu kembali menghijau segar
Lalu kembali menjadi cokelat kering
Mengikuti irama musim

Kita basuh peluh di atas cahaya matahari
Setelah riang bernyanyi menari-nari
Bunga-bunga harum semerbak bermekaran warna-warni
Kumbang-kumbang, burung-burung, hinggap mengisap-ngisap sari
Begitu ceria hari-hari

Kita basuh air mata di atas kelabu mega
Setelah luka menganga giris terasa di dada
Bunga-bunga tunduk layu terbata-bata
Kumbang-kumbang, burung-burung lemas tak berdaya
Hilang cericit ceria sirna

Berputar-putar semua digilir waktu
Tapi kita tetap pada penjelajahan ini
Di bukit asmara yang luas
Biarpun musim berganti
Sebab kita telah tanam kuntum bunga ini
Di dalam masing-masing hati
Bunga Edelweis

Sungguminasa, Juni 08.


Tidak ada komentar:

Daftar Tulisan